Cara Riset Keyword

Cara riset keyword sangat penting sebelum anda menulis artikel yang berpotensi untuk menempati ranking pertama di mesin pencari. Dalam menentukan keyword, anda tidak boleh sembarangan memilih. Karena setiap keyword memiliki potensi yang berbeda-beda, sehingga akan lebih baik jika kita melakukan riset terlebih dahulu. Dengan begitu, keyword yang digunakan akan cocok dengan blog atau website anda.

Pemilihan keyword akan berpengaruh terhadap performa blog atau website dalam hasil pencarian sehingga riset perlu dilakukan. Bagi anda yang masih awam dengan istilah keyword atau penggunaannya pada suatu konten. Maka anda tidak perlu khawatir, karena terdapat banyak keyword tool yang bisa dimanfaatkan dan berikut ini akan kita bahas mengenai beberapa keyword tool.

1. Ubersuggest

Digital marketer ternama, Neil Patel berhasil menciptakan sebuah keyword tool yang bisa kita gunakan, yaitu Ubersuggest. Tool ini bisa digunakan secara gratis sehingga anda tidak perlu mengeluarkan uang sepersen pun untuk melakukan cara riset keyword. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memasukkan keyword yang diinginkan dan wilayah yang dijadikan sebagai target.

Informasi tentang volume pencarian keyword, saran, hingga kadar kesulitan keyword akan ditampilkan sebagai hasil pencarian. Jadi, anda bisa tetap menggunakan keyword tersebut apabila memiliki tingkat kesulitan yang baik atau justru menggunakan keyword yang disarankan oleh Ubersuggest. Keyword yang disarankan pun juga baik untuk digunakan pada blog atau website anda.

Riset keywords yang paling mudah dan gratis adalah dengan menggunakan ubersuggest (https://neilpatel.com/ubersuggest/). Berikut contohnya:

keywords research (riset kata kunci) tahap 1

Setelah membuka ubersuggest, maka anda tinggal mengganti target negara yang akan menjadi tujuan SEO anda. Misalnya negara yang ditargetkan adalah Indonesia.

keywords research (riset kata kunci) tahap 2

Setelah menargetkan negara indonesia, maka langkah selanjutnya adalah memasukkan kata kunci sesuai dengan bisnis anda. Misalnya jika anda mempunyai sewa mobil di jakarta, maka masukkan kata kunci sewa mobil jakarta pada kolom enter keyword. Berikut hasilnya:

keywords research (riset kata kunci) tahap 3

Setelah anda memasukkan kata kunci sewa mobil jakarta maka dalam hitungan detik langsung muncul kata kunci lain yang masih relevan seperti pada gambar di atas. Berikut penjelasannya:

Keyword: kata kunci yang diketikkan pengguna Google di kotak pencarian

Volume: jumlah rata-rata pencarian setiap bulan

CPC: Cost Per Click, yaitu biaya rata-rata perklik untuk iklan pencarian di Google

PD: Paid Difficulty, yaitu perkiraan tingkat kompetisi iklan berbayar. Semakin tinggi angkanya berarti persaingan semakin berat.

SD: SEO Difficulty, yaitu perkiraan tingkat kompetisi SEO. Semakin tinggi angkanya berarti persaingan semakin berat.

2. Google Trends

Jika anda tidak terbiasa dengan berbagai tool tersebut, maka anda bisa memanfaatkan layanan dari Google Trends. Layanan dari Google ini dapat digunakan tanpa biaya alias gratis. Jangan lupa untuk menyesuaikan wilayahnya dengan negara yang ditargetkan agar hasil keyword lebih sesuai dengan kebutuhan. Cara riset keyword pun sangat mudah dan sama dengan keyword lainnya.

Salah satu kelebihan dari tool ini adalah mampu menampilkan grafik pergerakan keyword dari 1 jam terakhir hingga 5 tahun terakhir setelah keyword dituliskan. Dengan begitu, anda bisa melihat bagaimana popularitas dari keyword tersebut. Selain itu, Google Trends juga menawarkan saran long tail keyword yang masih relevan dengan keyword yang anda masukkan sebelumnya.

3. KWFinder

Kegunaan KWFinder hampir sama dengan Ubersuggest di mana anda akan mendapatkan informasi mengenai tingkat kesulitan, volume pencarian hingga SERP dari suatu keyword. Banyak juga pemilik website atau blog yang menggunakan tool ini untuk mendapatkan keyword yang berpotensi. Sama dengan tool lainnya, anda harus memasukkan keyword terlebih dahulu untuk mengawali cara riset keyword.

Untuk beberapa keyword, mungkin anda hanya menemukan saran keyword yang terbatas, sehingga kurang membantu dalam kasus tertentu. Sayangnya, anda hanya berkesempatan untuk mencari dua keyword secara gratis. Setelah itu, Anda harus melakukan pendaftaran sekaligus membayar layanan ini dengan paket premium, agar bisa melakukan riset keyword hingga 100 kali dalam 24 jam.

4. MOZ

Selain beberapa keyword tool yang sudah kita bahas sebelumnya, tidak ada salahnya jika anda juga mencoba tool yang satu ini, MOZ. Tool ini menyediakan beragam fitur yang bisa digunakan setelah anda melakukan pendaftaran sebagai member. Jika sudah menjadi memberi, anda bisa mendapatkan 10 riset keyword dengan cara riset keyword yang mudah.

Apabila anda menggunakan akun gratis, maka hasil riset keyword yang ditampilkan tidak maksimal di mana tidak ada informasi mengenai volume pencarian tiap bulan. Bahkan, SERP yang ditampilkan hanya sampai tiga situs teratas. Jika anda ingin mendapatkan fitur yang lebih lengkap, maka disarankan untuk menggunakan kesempatan Free Trial selama 30 hari.

5. SEMrush

Keyword tool lain yang dapat membantu adalah SEMrush. Sebelumnya, anda diharuskan untuk melakukan pendaftaran sebagai member. Tidak perlu khawatir karena anda bisa memanfaatkan akun gratis yang disediakan. Dengan akun gratis ini, anda bisa melakukan riset keyword sebanyak 10 kali pencarian dalam 24 jam dan cara riset keyword pun lebih mudah.

Setelah anda memasukkan keyword pada kolom yang disediakan, anda akan melihat beberapa saran long tail keyword yang bisa digunakan. Bahkan, situs-situs yang menempati posisi di halaman pertama juga akan ditampilkan sesuai dengan hasil pencarian keyword tersebut. Sayangnya, anda harus melakukan pembayaran per bulan untuk melihat semua keyword suggestion atau saran keyword.

6. Answer The Public

Tool yang satu ini hanya menyediakan beberapa pilihan bahasa asing, seperti Bahasa Inggris jadi anda tidak bisa menggunakannya untuk keyword berbahasa Indonesia. Meski begitu, hasil atau saran keyword yang ditampilkan cukup lengkap dan komprehensif, sehingga sangat disarankan bagi anda pemilik blog atau website saat ingin melakukan cara riset keyword.

Saran keyword yang diberikan memiliki format 5W+1H, maka dapat menciptakan berbagai ide-ide untuk konten blog atau website. Meski tidak tersedia dalam bahasa Indonesia, tapi anda masih bisa berpotensi mendapatkan keyword populer dalam bahasa Indonesia. Jadi, tidak ada salahnya jika anda menggunakan keyword tool yang satu ini apalagi tool ini bisa digunakan secara gratis.

7. Soovle

Jika anda menggunakan keyword tool ini, maka informasi yang ditampilkan hanya terbatas pada saran long tail keyword populer di beberapa search engine besar, seperti Google, Yahoo, Youtube, Wikipedia dan lain sebagainya. Jadi, anda tidak akan mendapatkan infrmasi tentang tingkat kesulitan, volume pencarian ataupun SERP saat menggunakan tool ini untuk cara riset keyword.

Sayangnya, hasil pencarian menggunakan keyword tool ini tidak begitu akurat, karena tidak memberikan informasi secara detail mengenai keyword yang diinginkan. Meskipun ada fitur Daily Top Keyword, tapi hanya bisa digunakan untuk keyword berbahasa Inggris dan tidak tersedia untuk beberapa wilayah atau bahasa, sehingga cukup sulit untuk digunakan dalam bahasa Indonesia.

8. Keyword Shitter

Keyword Shitter juga bisa dijadikan pilihan sebagai cara riset keyword dengan gratis. Sebelumnya, anda harus memasukkan keyword yang diinginkan dan kemudian tool ini akan menampilkan beberapa saran long tail keyword yang berkaitan dengan keyword yang sudah dimasukkan. Bahkan, saran yang diberikan bisa mencapai 1394 keyword untuk “membuat blog”.

Jadi, tidak akan rugi bagi anda untuk menggunakan keyword tool yang satu ini, karena dapat berfungsi secara maksimal dan sangat membantu kita dalam meriset keyword. Dengan begitu, anda bisa menemukan keyword sebanyak mungkin yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan. Cocok bagi anda yang masih bingung dalam menentukan keyword yang tepat untuk blog atau website anda.

9. Google Related Search

Terakhir, keyword tool yang bisa digunakan adalah Google Related Search. Siapa saja bisa menggunakan tool ini akan tanpa disadari sebenarnya anda sudah sering melihat atau bahkan menggunakannya dalam sehari-hari. Ketika anda menuliskan keyword pada kotak search engine, anda akan menemukan beberapa saran long tail keyword pada bagian bawah halaman yang berwarna biru.

Jadi, bagi anda yang ingin mencari keyword untuk blog atau website, bisa menggunakan salah satu atau beberapa tool yang sudah kita bahas di atas. Setiap tool pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga anda bisa menggunakan beberapa di antaranya agar saling melengkapi. Dengan begitu, cara riset keyword akan lebih mudah dan maksimal.

error: Content is protected !!