Pentingnya Penerapan Teori AIDA

Teori AIDA merupakan bagian penting dari strategi pemasaran yang perlu diterapkan pada semua bisnis. Dengan menerapkan teori AIDA maka kesuksesan pemasaran akan lebih besar. Simak selengkapnya!

I. Pengertian Teori AIDA

AIDA Theory yang terdiri dari Attention, Interest, Desire, and Action merupakan suatu pesan informasi yang mengharuskan pesan tersebut mendapatkan perhatian, menjadi ketertarikan, menjadi minat, dan mengambil tindakan (Kotler dan Keller, 2009:179). Teori AIDA menyampaikan akan kualitas dari pesan iklan yang baik. Dapat disimpulkan bahwa Attention, Interest, Desire, and Action merupakan alat penyampaian suatu pesan informasi (iklan) yang ideal kepada konsumen, dimana melalui beberapa tahapan yang terdiri dari perhatian (Attention/Awareness), ketertarikan (Interest), minat (Desire), dan mengambil tindakan (Action).

II. Deskripsi Teori AIDA

A. Attention (Awareness)

Perhatian (Attention) Menimbulkan kesadaran atau perhatian terhadap pelanggan, yang artinya sebuah pesan harus dapat menimbulkan perhatian baik dalam bentuk dan media yang disampaikan. Perhatian atau kesadaran tersebut bertujuan secara umum atau khusus kepada calon konsumen atau konsumen yang akan dijadikan target sasaran. Hal tersebut dapat diungkapkan melalui tulisan dan gambar yang menonjol dan jelas, perkataan yang menarik atau mudah diingat, dan mempunyai karakteristik tersendiri. Sebuah pesan yang menarik perhatian adalah suatu langkah awal bagi perusahaan dimana pesan tersebut akan dikenal, diketahui, dan diingat oleh konsumen. Proses tersebut bisa disebut sebagai proses awareness / kesadaran akan adanya produk atau jasa yang disampaikan kepada konsumen.

B. Interest

Ketertarikan (Interest) Ketertarikan, berarti suatu pesan yang disampaikan dapat menimbulkan perasaan ingin tahu, ingin mengamati, dan ingin mendengar serta melihat lebih seksama. Hal tersebut terjadi karena adanya minat yang menarik perhatian konsumen terhadap pesan iklan yang ditunjukkan.

C. Desire (Decision)

Keinginan (Desire) pemikiran terjadi karena adanya keinginan ini, berkaitan dengan motif dan motivasi konsumen dalam membeli suatu produk. Motif pembelian dapat dibedakan menjadi dua hal, yaitu motif rasional dan emosional. Adapun motif rasional lebih mempertimbangkan keuntungan dan kerugian yang didapatkan, sedangkan motif emosional terjadi akibat emosi dan gengsi untuk membeli sebuah produk.

D. Action

Melakukan Tindakan (Action) terjadi dengan adanya keinginan kuat konsumen sehingga terjadi pengambilan keputusan dalam melakukan pembelian produk yang ditawarkan.

III. Penerapan Teori AIDA

Teori AIDA sangat cocok untuk diterapkan pada semua jenis media periklanan, baik itu media online ataupun offline. Namun di jaman yang serba digital ini, sudah sangat tertinggal jika masih mengandalkan promosi melalui media offline. Silahkan baca strategi pemasaran jaman now dan manfaat internet marketing untuk pengembangan bisnis dan usaha anda.

error: Content is protected !!